Siswa Tak Lulus Ikuti Paket C


Dua  orang siswa dari total 4.137 siswa SMA, MA, SMK Negeri dan Swasta peserta ujian nasional (UN) tahun ajaran 2011/2012 di Kabupaten Rokan Hulu, dinyatakan tidak lulus.

Pelajar yang tidak lulus tersebut, satu orang berasal dari siswa SMA Islam Kecamatan Rambah dan SMAN 1 Kecamatan Bonai Darussalam.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Rohul H M Zen SPd yang dikonfirmasi Riau Pos, Ahad (27/5), melalui Kasi Kurikulum SMA dan SMK Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Rohul Drs Zaini Nur, menyebutkan, dua siswa SMA di Rokan Hulu yang tidak lulus, mereka diberi peluang untuk mengikuti ujian kesetaraan paket C, atau mengulang tahun depan.

Menurutnya, ketidaklulusan dua orang siswa SMA  itu, ada salah satu mata pelajaran UN, nilainya rendah yang tidak mencukupi 4,0.

‘’Besoklah datang ke kantor, untuk mendaptkan data lengkapnya, termasuk tingkat kelulusan SMA, MA, SMK se-Rohul tahun ini,’’ katanya.

Sementara itu, pengumuman kelulusan siswa SMA, MA, SMK se-Rokan Hulu yang dilakukan serentak, Sabtu (26/5) pukul 17.00 WIB di masing-masing sekolah, dilakukan dengan pemberian amplop tertutup yang berisikan kelulusan siswa oleh wali kelas masing.


Terpantau saat pelaksanaan pengumuman kelulusan siswa SMA di Rokan Hulu, siswa yang dinyatakan lulus, mereka meluapkan kegembiraan dengan melaksanakan kegiatan yang positif dengan melakukan foto bersama dengan majelis guru dan Kepala Sekolah.

Bahkan ada yang menyerahkan pakaian seragamnya kepada pihak sekolah, seterusnya diberikan kepada siswa yang kurang mampu. Ada yang meluapkan kegembiraan melaksanakan doa bersama di masjid.     

Seperti di SMAN 1 Rambah, pengumuman kelulusan, wali murid memberikan amplop tertutup yang berisikan kelulusan siswa. Terlihat di lingkungan sekolah tertua tersebut, tidak ada aksi corat-coret baju seragam sekolah.

Terlihat saat di dalam lingkungan sekolah, siswa yang dinyatakan lulus meluapkan kegembiraannya melakukan foto bersama dengan teman-temannya dan bersalaman. Kegiatan tersebut juga dilakukan oleh siswa di SMKN 1 Rambah dan sekolah lainnya di Rokan Hulu.

Karena Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Rohul telah menginstruksikan siswa dilarang melakukan aksi corat-coret baju seragam sebagai bentuk meluapkan kegembiraan kelulusannya.

Hanya saja, setelah keluar dari lingkungan sekolah mereka, sejumlah siswa SMA di Rambah, tetap melakukan aksi corat-coret baju seragam dan konvoi di jalan bersama teman-temannya untuk meluapkan kegembiraannya. Aksi tersebut kebanyakan dilakukan siswa laki-laki di kawasan Kompleks Perkantoran Bina Praja Pemda Rohul.

Meski diguyur hujan, menjelang magrib, aksi para siswa tetap berlanjut, menggelar konvoi di Jalan  Tuanku Tambusai Pasirpengaraian, yang disertai dengan membunyikan klakson sepeda motornya secara bergantian untuk menarik perhatian masyarakat sekitar dan pengguna jalan lainnya.

Terlihat belasan siswi berjilbab justru merayakan kelulusan dengan cara foto bersama di depan Masjid Agung Islamic Center. Belasan siswi itu sepakat akan menyumbangkan pakaiannya agar bisa digunakan adik kelasnya.

Selanjutnya siswa MAN Pasirpangaraian, usai menerima pengumuman kelulusan mereka menggelar doa bersama di masjid dekat sekolah dengan mendengarkan ceramah agama.(epp)

0 comments: